Awaluddin Ma'rifatullah
Ceritanya:
sesungguhnya dari sejak dini, seseorang itu tentunya sudah belajar mengenal
agamanya melalui apa yang telah dianut oleh ibu bapanya. Sebagaimana yang telah
dikatakan oleh rasulullah Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wasallam dalam hadits: كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ
علَى الفِطْرَةِ، فأبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ، أوْ يُنَصِّرَانِهِ، أوْ
يُمَجِّسَانِهِ، كَمَثَلِ البَهِيمَةِ تُنْتَجُ البَهِيمَةَ هلْ تَرَى فِيهَا
جَدْعَاءَ . “ Setiap anak dilahirkan di
atas fitrah. Kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau
Majusi. Sebagaimana permisalan hewan yang dilahirkan oleh hewan, apakah kalian
melihat pada anaknya ada yang terpotong telinganya ? " Seorang anak
tentunya akan mengikut kepada 'Itikad atau keyakinan apa yang telah diyakini
oleh bapak dan ibunya, maka secara tidak langsung maka tauhid anaknya tersebut adalah
tauhid bapak dan ibunya, sebab bapak ibunya akan memperkenalkan rumah ibadah
yang akan selalu didatangi oleh anak tersebut dari sejak dini hingga akhir
hayat…