Sujud Tanda Patuh
Muhammad Murood Baasya Tampubolon sedang Sujud Isya. Hari ini cinta itu sangat sulit untuk diungkapkan, lembaran sebelah kanan diawali pujian, lembaran kiri diharuskan sebuah pernyataan, diantaranya ada kisah, hukum dan nasehat. Dalam perjalanan hidup, manusia hanya seadanya, bekal itu tidak lebih dari panca indra. Terkadang, dan mungkin yang sebenarnya sering mengiringi, yaitu rasa. Rangkuman itu semua berpusat pada rasa, walupun letaknya berbeda, namun puncaknya dihati. Dimata, telinga, hidung, lidah, telapak tangan, kulit, dan telapak kaki ada rasa, terlebih di tengkuk leher jika bulu roma berdiri, rasa yang menakutkan. Yang dapat menggugah hati adalah rasa, hasilnya bisa kasihan, iba, benci, dendam, hasad, dengki dan seterusnya. Adakah??? !!!. Kutatap alam sekitar, rasa takjub menghiasi relung hati, rasa rendah menghampiri, senyum dan bibir bergumam Subhanallah, kesucian hanya milikMu semata. Hening, hanya suara isi alam yang memberikan komentarnya, burung bersiul, ayam hutan berkokok pen…